Proyeksi Dividen 2026: TLKM vs BBCA
Berdasarkan data terbaru dan tren historis, berikut adalah proyeksi dividen kedua saham untuk 2026:
Ringkasan Proyeksi
| Saham | Dividen 2025 | Proyeksi 2026 | Yield Estimasi | Confidence Level |
|---|---|---|---|---|
| TLKM | IDR 212.50/share | IDR 220-230/share | 6.2%-6.8% | Medium |
| BBCA | IDR 305/share | IDR 330-350/share | 4.5%-4.8% | Medium-High |
Analisis Detail
📊 TLKM: Proyeksi Dividen 2026
Dividen 2025 : IDR 212.50 per share (stabil vs 2024: IDR 212.47)
Proyeksi 2026 : IDR 220-230 per share (+3.5% hingga +8.2% YoY)
Dasar Proyeksi:
- Tren historis : Dividen TLKM menunjukkan pertumbuhan rata-rata 5-10% per tahun dalam 5 tahun terakhir
- Payout ratio konsisten : Telkom mempertahankan payout ratio 72-89% dari net profit
- Momentum 2025 : Dividen 2025 stabil, menunjukkan manajemen fokus pada sustainability
- Guidance : Telkom belum mengumumkan guidance resmi untuk 2026, akan diumumkan di AGMS 2027
Faktor Pendukung:
- ✅ Revenue stabil ~Rp 150 triliun
- ✅ Komitmen dividen yang konsisten
- ✅ Payout ratio yang sustainable (72-89%)
Risiko:
- ⚠️ Tekanan biaya operasional (net income turun 3.33% di 2024)
- ⚠️ Persaingan sektor telekomunikasi
- ⚠️ Regulasi pemerintah yang ketat
🏦 BBCA: Proyeksi Dividen 2026
Dividen 2025 : IDR 305 per share (interim IDR 55 + final IDR 250)
Proyeksi 2026 : IDR 330-350 per share (+8.2% hingga +14.8% YoY)
Dasar Proyeksi:
- Payout ratio meningkat : Analyst meningkatkan asumsi payout ratio menjadi 75% untuk 3 tahun ke depan (dari sebelumnya 67.4%)
- Pertumbuhan profit : BBCA menunjukkan pertumbuhan profit yang solid
- Capital adequacy kuat : CAR 29.9% (September 2025) memberikan ruang untuk dividen lebih tinggi
- Tren historis : Dividen BBCA tumbuh 11.1% YoY di 2024
Faktor Pendukung:
- ✅ Payout ratio akan naik ke 75% (dari 67.4%)
- ✅ Capital adequacy ratio sangat sehat (29.9%)
- ✅ Pertumbuhan profit yang konsisten
- ✅ Analyst bullish terhadap dividen BBCA
Risiko:
- ⚠️ Kondisi ekonomi makro yang uncertain
- ⚠️ Suku bunga yang mungkin menurun (impact net interest margin)
- ⚠️ Kualitas aset yang perlu dimonitor
Perbandingan Proyeksi
| Metrik | TLKM | BBCA |
|---|---|---|
| Dividen Nominal 2026 | IDR 220-230 | IDR 330-350 |
| Pertumbuhan YoY | +3.5% hingga +8.2% | +8.2% hingga +14.8% |
| Yield Estimasi | 6.2%-6.8% | 4.5%-4.8% |
| Payout Ratio | 72-89% (stabil) | 75% (naik dari 67.4%) |
| Momentum Dividen | Stabil | Meningkat |
Kesimpulan & Rekomendasi
🎯 Untuk Income Seeker (Butuh Yield Tinggi)
Pilih TLKM karena:
- Yield lebih tinggi (6.2%-6.8% vs 4.5%-4.8%)
- Dividen sudah established dan konsisten
- Pembayaran dividen sudah terjadwal (biasanya Juni-Juli)
💰 Untuk Growth + Income (Balanced)
Pilih BBCA karena:
- Pertumbuhan dividen lebih agresif (+8-15% vs +3-8%)
- Payout ratio akan naik ke 75% (signal positif dari manajemen)
- Capital adequacy kuat mendukung dividen berkelanjutan
📈 Strategi Optimal
Kombinasi keduanya:
- TLKM : 60% untuk income stabil sekarang
- BBCA : 40% untuk growth dividen jangka panjang
Ini memberikan Anda:
- Income yield 5.5%-5.8% (weighted average)
- Pertumbuhan dividen 5-10% per tahun
- Diversifikasi sektor (telekomunikasi vs perbankan)
Timeline Dividen 2026
| Saham | Interim Dividend | Final Dividend | Total Estimasi |
|---|---|---|---|
| TLKM | Biasanya tidak ada | Juni-Juli 2026 | IDR 220-230 |
| BBCA | Desember 2025 (IDR 55) | Maret-April 2026 | IDR 330-350 |
Disclaimer
Proyeksi ini berdasarkan:
- Data historis dividen hingga Februari 2026
- Tren payout ratio dan pertumbuhan profit
- Analyst estimates yang tersedia
Catatan Penting:
- Dividen 2026 akan diumumkan resmi di AGMS masing-masing perusahaan (biasanya Q1-Q2 2027 untuk TLKM, Q1 2026 untuk BBCA)
- Proyeksi ini bersifat estimasi dan dapat berubah berdasarkan performa bisnis, kondisi ekonomi, dan kebijakan manajemen
- Lakukan riset tambahan dan konsultasi dengan financial advisor sebelum membuat keputusan investasi
